Tampilkan postingan dengan label T Hidayat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label T Hidayat. Tampilkan semua postingan

20 Mei 2013

PNP-071. Petualang Sakti

Author : T. Hidayat
Judul : Pendekar Naga Putih - 071. Petualang Sakti
Cetakan pertama
Penerbit Cintamedia, Jakarta
Penyunting Puji S
Gambar Sampul oleh Pro's
128 h. ; 12 x 18 cm
Ebook (pdf) by Abu Keisel, Scan : Clickers, Edit (Culan Ode)



Sinopsis

Melihat lawan sudah menyiapkan ilmu-ilmunya yang lebih tinggi, Panji tidak bertanya lagi. Ia tahu itu hanya akan menambah rasa penasaran di hatinya. Dan bukan mustahil ia bisa lengah karena memikirkan penyebab pertarungan itu. Tentu saja Panji tidak menginginkan hal itu terjadi.

“Tenaga Sakti Gerhana Bulan’...?!” desis Kelana. Rupanya Kelana telah mendengar tentang tenaga mukjizat Pendekar Naga Putih. Sosok Panji tampak diselimuti lapisan kabut bersinar putih keperakan. Itu adalah ciri-ciri ‘Tenaga Sakti Gerhana Bulan’!

“Hm. .. Mari kita buktikan, apakah tenaga sakti mukjizatmu mampu mengungguli ‘Tenaga Sakti Gelombang Samudera’ milikku ini...!”

Link Download (pdf) - 255 KB

04 April 2013

PNP-068. Warisan Terkutuk

Author : T. Hidayat
Judul : Pendekar Naga Putih - 068. Warisan Terkutuk
Cetakan pertama
Penerbit Cintamedia, Jakarta
Penyunting
Gambar Sampul
128 h. ; 12 x 18 cm
Ebook (pdf) by Abu Keisel, Scan : Clickers, Edit (Culan Ode)



Sinopsis

“Berhenti...! Kalau tidak, terpaksa aku menghadapi kalian berdua...!” bentak Narasumi yang langsung membuka jurus, siap menghadapi kedua kakak kandungnya.

“Kau benar-benar serakah, Sumi! Kami tentu saja tidak akan mengambil semua warisan ayah. Tapi hanya sebagian. Kau pun akan mendapatkan bagian...,” bujuk Rengga Pasa, karena tidak ingin terjadi perkelahian di antara mereka.

“Tidak! Sekali lagi tidak! Walaupun warisan itu milik orangtua kita, tapi tak seorang pun boleh menyentuhnya! Beliau jelas-jelas tidak menghendaki! Karena tak satu pesan pun yang ditinggalkannya...,” tegas Narasumi tetap mempertahankan pendapatnya.

Kelihatannya pendirian Narasumi memang tidak bisa dirubah lagi.

Link Download (pdf) - 400 KB

14 Februari 2013

PNP-066. Siluman Gurun Setan

T. Hidayat
Serial Pendekar Naga Putih
dalam episode 066: Siluman Gurun Setan
Cetakan pertama
Penerbit Cintamedia, Jakarta
Penyunting
Gambar Sampul
128 h. ; 12 x 18 cm
Ebook (pdf) by Abu Keisel, Scan : Clickers, Edit (Culan Ode)



Sinopsis

“Keparat! Siapa sebenarnya lelaki buruk rupa yang mengaku berjuluk Siluman Gurun Setan? Padahal, nama tokoh itu sudah lama tidak terdengar di kalangan persilatan. Anehnya, ia kelihatan sangat dendam terhadap seluruh sanak keluargaku. Gila! Benar-benar gila aku dibuatnya...!” geram Ki Legawa sambil tetap mondar-mondir dengan kedua tangan di belakang tubuh.

Ki Dirja dan para sesepuh desa lainnya, hanya bisa menundukkan kepala dalam-dalam dengan menghela napas panjang tanda keresahan hati mereka. Sepertinya, tidak ada satu pun yang dapat diharapkan bisa mencari jalan keluar bagi masalah yang tengah dihadapi kepala desanya.

Link Download (pdf) - 348 KB

08 Januari 2013

PNP-065. Beruang Gunung Es

T. Hidayat
Serial Pendekar Naga Putih
dalam episode 065 : Beruang Gunung Es
Cetakan pertama
Penerbit Cintamedia, Jakarta
Penyunting Puji S
Gambar Sampul oleh Pro's
128 h. ; 12 x 18 cm
Ebook (pdf) by Abu Keisel, Scan : Clickers, Edit (Culan Ode)



Sinopsis

“Kau yakin...?” desis Pisau Kilat Belum percaya kalau kematian keenam kaum rimba persilatan itu disebabkan oleh beruang Gunung Es, yang pernah ditemui Tangkar.

“Kau bisa melihat dari luka-luka mayat itu, Pisau Kilat Bukankah itu bekas kuku-kuku yang besar dan kuat? Siapa lagi yang melakukannya kalau bukan binatang raksasa itu...?” sahut Tangkar. Wajahnya kelihatan pucat. Baginya, kematian keenam orang itu terlalu mengerikan.

“Hm...,” Pisau Kilat tidak berkata lagi. Ia pun mempunyai dugaan serupa. Hanya tidak dikeluarkannya. “Kita lanjutkan perjalanan...!” teriaknya lantang.

Para pengikutnya, yang meskipun sudah lenyap keberaniannya setelah menyaksikan mayat-mayat itu, tidak berani membantah. Mereka terpaksa mengikuti langkah pemimpinnya.

Link Download (pdf) - 376 KB

11 Desember 2012

PNP-063. Duel Jago-Jago Persilatan

T. Hidayat
Serial Pendekar Naga Putih
dalam episode 063: Duel Jago-Jago Persilatan
Cetakan pertama
Penerbit Cintamedia, Jakarta
Penyunting
Gambar Sampul
128 h. ; 12 x 18 cm
Ebook (pdf) by Abu Keisel, Scan : Clickers, Edit (Culan Ode)



Sinopsis

Malela, Ki Danara, dan Pujawati, menjadi tumpahan kemarahan Ki Sangga Langit! Karena, dua diantara pencuri yang mengacau perguruan Ki Sangga Langit adalah ayah dan guru mereka.

Panji dan Kenanga yang ada bersama anak-anak muda itu, tentu saja tidak bisa tinggal diam. Akibatnya, Pendekar Naga Putih harus bertarung dengan tokoh sakti yang sealirannya dengannya itu.

Bagaimanakah akhir dari pertarungan mereka? Benarkah tokoh-tokoh golongan putih telah menyeberang ke jalan sesat? Dan, siapa sebenarnya dalang dari penculik-penculik misterius itu?

Link Download (pdf) - 469 KB

11 November 2012

PNP-059. Sepasang Pedang Iblis

T. Hidayat
Serial Pendekar Naga Putih
dalam episode 059: Sepasang Pedang Iblis
Cetakan pertama
Penerbit Cintamedia, Jakarta
Penyunting
Gambar Sampul
128 h. ; 12 x 18 cm
Ebook (pdf) by Abu Keisel, Scan : Clickers, Edit (Culan Ode)



Sinopsis

Dara cantik itu bergumam perlahan sambil menyilangkan sepasang tangannya di depan dada. Kedua lengan berkulit halus itu tampak bergerak karena tengah dialiri tenaga dalam kuat

“Hei, apa yang hendak kau lakukan...?!” teriak salah seorang dari dua penjaga yang berada di atas pintu gerbang. Sayang, teguran itu terlambat Sebab, saat itu terdengar bentakan nyaring melengking.

“Hiaaah...!” Rupanya, dara cantik berpakaian serba merah mengeluarkan bentakan sambil mendorongkan telapak tangannya ke arah pintu gerbang.

Dan.... Brakkk...! Pintu gerbang yang terbuat dari kayu tebal langsung hancur berantakan dengan suara keras! Tanpa menunggu kepingan kayu jatuh ke tanah, dara cantik itu menerobos masuk. Demikian pula kedelapan orang pengikutnya.

Link Download (pdf) - 379 KB

10 Oktober 2012

PNP-056. Pembunuh Bayaran

T. Hidayat
Serial Pendekar Naga Putih
dalam episode 056: Pembunuh Bayaran
Cetakan pertama
Penerbit Cintamedia, Jakarta
Penyunting
Gambar Sampul
128 h. ; 12 x 18 cm
Ebook (pdf) by Abu Keisel, Scan : Clickers, Edit (Culan Ode)



Sinopsis

“Aku tidak bermaksud menyakitimu. Kuminta kau menunjukkan, di mana Senapati Marganta tinggal?” tanya Panji kepada pelayan yang sekujur tubuhnya gemetar karena ketakutan. Rupanya pelayan itu menduga kalau Panji adalah pembunuh kejam yang selama beberapa waktu ini berkeliaran di lingkungan istana. Rasa takutnya membuatnya tidak dapat menahan kencing. Celananya perlahan menjadi basah.

“Jangan takut. Aku bukan seorang pembunuh. Malah aku berniat membantu Kadipaten Balaraja untuk menangkap manusia jahat itu,” bujuk Panji lagi, berharap agar pelayan itu dapat hilang rasa takutnya, dan mau berbicara.

“Sejak Adipati Balaraja terbunuh, Tuan Senapati tinggal di dalam salah satu kamar istana. Dia hendak melindungi Paduka Permaisuri dan putranya yang masih berusia enam tahun,” tuturnya dengan suara susah-payah.

Link Download (pdf) - 379 KB

08 September 2012

PNP-053. Pasukan Pembunuh

T. Hidayat
Serial Pendekar Naga Putih
dalam episode 053: Pasukan Pembunuh
Cetakan pertama
Penerbit Cintamedia, Jakarta
Penyunting
Gambar Sampul
128 h. ; 12 x 18 cm
Ebook (pdf) by Abu Keisel, Edit Teks (Adnan Sutekad)



Sinopsis

"Hm.... Meskipun harus menghadapi keroyokan kalian, jangan dikira aku akan gentar. Mari kita mengadu nyawa...!" dengus Datuk Panglima Sesat, geram. Langsung saja jurus-jurus ampuhnya disiapkan. Sehingga, baik Raja iblis Jubah Merah maupun Memedi Karang Api sama-sama melompat ke belakang.

"Tahan amarahmu, Panglima Sesat! Aku tidak berpihak kepada siapa pun. Tapi, perlu diingat musuh akan tertawa apabila mendengar kita saling berbunuhan di antara rekan sendiri. Bahkan, dunia persilatan akan menertawai kita. Hm.... Apakah kalian berdua ingin mendapatkan cemoohan seperti itu? Kalau memang itu yang diinginkan, silakan kalian bertarung sampai mati! Aku tidak peduli lagi...!" bentak Raja Iblis Jubah Merah.

Laki-laki berjubah merah itu memang menjadi jengkel melihat gelagat kalau pertarungan seperti sulit dihindari lagi.

Link Download (pdf) - 390 KB

09 Juli 2012

PNP-050. Sang Penghancur

T. Hidayat
Serial Pendekar Naga Putih
dalam episode 050: Sang Penghancur
Cetakan pertama
Penerbit Cintamedia, Jakarta
Penyunting
Gambar Sampul
128 h. ; 12 x 18 cm
Ebook (pdf) by Abu Keisel, Edit (Fujidenkikagawa)



Sinopsis

“Tahan...!” Pendekar Naga Besi langsung berteriak mencegah. Tubuh Pendekar Naga Besi kemudian melayang turun dari atas panggung, dan berdiri menghadapi rombongan kecil yang datang langsung mengacau itu. Serentak para tokoh persilatan yang marah itu bergerak mundur ke belakang Pendekar Naga Besi.

“Kisanak sekalian! Apa sebenarnya yang diinginkan dari kami?! Bukankah di antara kita tidak ada perselisihan? Mengapa datang-datang langsung membunuh belasan orang kawan kami?! Apa sebenarnya maksud kalian...?” tegur Pendekar Naga Besi.

Pendekar itu diam-diam telah mengerahkan tenaga saktinya untuk melindungi tubuh kalau sewaktu-waktu diserang secara mendadak.

“Hm.... Yang diinginkan ketua kami adalah jabatan pimpinan di daerah Timur ini. Bahkan bukan hanya daerah Timur saja, tapi seluruh negeri ini harus berada di bawah kepemimpinan ketua kami. Kalau kalian tidak senang, silakan berhadapan dengan ketua kami,” sahut lelaki tinggi kurus berusia setengah baya itu kembali. Sepertinya, dia memang bertindak sebagai juru bicara dari lelaki tinggi tegap berpakaian kuning emas itu.

Link Download (pdf) - 373 KB

22 Juni 2012

PNP-048. Misteri Selendang Biru

T. Hidayat
Serial Pendekar Naga Putih
dalam episode 048: Misteri Selendang Biru
Cetakan pertama
Penerbit Cintamedia, Jakarta
Penyunting
Gambar Sampul
128 h. ; 12 x 18 cm
Ebook (pdf) by Abu Keisel, Scan : Clickers, Edit (Adnan Sutekad)



Sinopsis

Ki Wantara sendiri sempat terkejut mendengar pertanyaan yang tidak disangkanya itu. Ucapan itu membuatnya mencoba mengenali siapa adanya gadis remaja di hadapannya. Tapi, meski telah berusaha keras memutar otak, lelaki setengah baya itu tetap saja tidak mengenali Wintari. Bahkan Ki Wantara yakin ia belum pernah berjumpa dengan dara remaja yang cantik itu.

“Siapa kau, Nisanak? Dan, ada keperluan apa kau menanyakan kawanku itu?” tanya Ki Wantara tanpa menjawab pertanyaan Wintari. Lelaki tua itu sepertinya ingin mengetahui lebih dulu tentang siapa sesungguhnya gadis cantik berpakaian serba putih itu, sebelum menjawab pertanyaan Wintari.

“Hm..., tidak perlu kau jelaskan, aku sebenarnya sudah bisa menduga yang mana bangsat Galangsa itu!” kata Wintari geram seraya melemparkan pandangan tajam ke arah lelaki tegap jangkung yang sempat membuatnya terkejut. Ternyata gadis cantik yang tidak dikenalnya sama sekali itu dapat menebak secara tepat dirinya.

Link Download (pdf) - 375 KB

01 Juni 2012

PNP-045. Pengemban Dosa Turunan

T. Hidayat
Serial Pendekar Naga Putih
dalam episode 045: Pengemban Dosa Turunan
Cetakan pertama
Penerbit Cintamedia, Jakarta
Penyunting
Gambar Sampul
128 h. ; 12 x 18 cm
Ebook (pdf) by Abu Keisel, Scan : Clickers, Edit (Adnan Sutekad)



Sinopsis

“Hm..., bersiap-siaplah....”

Ki Lunggara mengeluarkan kata-kata peringatan saat melihat Pulau Elang Hitam sudah terpampang beberapa belas tombak di depannya. Wilang, yang mendengar peringatan pemimpinnya, segera berpencar bersalto diikuti kawan seperahunya. Mereka memisah-kan diri dari kelompok Ki Lunggara.

“Kita berpisah, Kakang...,” ujar Wilang sebelum memisahkan diri dan bergerak ke kanan. Rupanya lelaki bertubuh sedang yang gerak-geriknya gesit itu tetap hendak melaksanakan niatnya untuk mendatangi pulau secara sembunyi-sembunyi.

Ki Lunggara hanya menganggukkan kepalanya menyahuti ucapan Wilang. Kemudian ia terus bergerak maju mempercepat laju perahunya.

Link Download (pdf) - 362 KB

08 Mei 2012

PNP-044. Badai Rimba Persilatan

T. Hidayat
Serial Pendekar Naga Putih
dalam episode 044: Badai Rimba Persilatan
Cetakan pertama
Penerbit Cintamedia, Jakarta
Penyunting
Gambar Sampul
128 h. ; 12 x 18 cm
Ebook (pdf) by Abu Keisel, Scan : Clickers, Edit (Culan Ode)



Sinopsis

“Hei, kau orang tua! Dengarlah! kau tadi sudah menghina kami. Dan itu tidak bisa dimaafkan! Kemudian, ada lagi orang yang menghina kami secara lebih kasar. Dan kau pun memintakan ampun untuk mereka dengan janji akan memberi apa yang kami minta. Sekarang, aku minta ketegasan darimu. Sungguh-sungguhkah ucapanmu barusan?” tanya pengemis muda berwajah kurus itu dengan suara lantang.

“Benar.... Benar...,” sahut pemilik kedai makan itu cepat, sambil mengangguk-anggukkan kepala dengan wajah agak berseri. Pemilik kedai itu sengaja mengucapkannya jelas-jelas, dengan harapan permintaannya tadi dikabulkan.

Link Download (pdf) - 447 KB

12 April 2012

PNP-043. Darah Perawan Suci

T. Hidayat
Serial Pendekar Naga Putih
dalam episode 043: Darah Perawan Suci
Cetakan pertama
Penerbit Cintamedia, Jakarta
Penyunting
Gambar Sampul
128 h. ; 12 x 18 cm
Ebook (pdf) by Abu Keisel, Scan : Clickers, Edit (Culan Ode)



Sinopsis

“Yeeaatt...!”

Pembunuh bermuka putih bergerak melesat sambil memutar-mutar golok bergeriginya sedemikian rupa. Suara mengaung tajam mengiringi datangnya serangan orang sesat itu.

Pada saat yang hampir bersamaan, pembunuh bermuka merah telah pula membuka serangan dengan bandul berduri di tangannya. Senjata itu siap meluncur ke arah batok kepala Pendekar Naga Putih. Kalau saja senjata itu sampai mengenai sasarannya, otak Panji pasti akan berceceran di tanah.

Demikian pula halnya dengan Cakar Setan. Senjata cakar baja di tangannya berdecit-decit saat tokoh sesat itu bergerak maju dari arah depan Panji. Senjata itu terus bergerak kian kemari dengan kecepatan yang sulit ditangkap dengan mata biasa. Kilatan cahayanya yang tertimpa sinar rembulan membuat pandangan lawan akan sulit untuk menangkap dari mana datangnya serangan sepasang cakar baja itu.

Link Download (pdf) - 379 KB

26 Maret 2012

PNP-042. Terjebak di Perut Bumi

T. Hidayat
Serial Pendekar Naga Putih
dalam episode 042: Terjebak di Perut Bumi
Cetakan pertama
Penerbit Cintamedia, Jakarta
Penyunting
Gambar Sampul
128 h. ; 12 x 18 cm
Ebook (pdf) by Abu Keisel, Edit (Adnan Sutekad)



Sinopsis

Pembunuh bayaran Naga Hitam tiba-tiba mendatangi penginapan Panji. Dengan licik, mereka membawa kabur Kenanga! Tetapi, berkat bantuan Pendekar Garuda Sakti, Panji dapat melacak para penculik itu.

Ketika tiba di Lembah Bintang, Panji dihadapkan pada pilihan sulit. Hingga, akhirnya ia harus menceburkan diri ke dalam pusaran maut! Dan Terjebak di Perut Bumi!

Di sana, Panji berhadapan dengan makhluk-makhluk asing yang sangat mengerikan! Bagaimanakah nasib Panji dan Kenanga? Benarkah semua ini pertanda akhir dari riwayatnya?

Link Download (pdf) - 379 KB

05 Maret 2012

PNP-041. Hantu Laut Pajang

T. Hidayat
Serial Pendekar Naga Putih
dalam episode 041: Hantu Laut Pajang
Cetakan pertama
Penerbit Cintamedia, Jakarta
Penyunting
Gambar Sampul
128 h. ; 12 x 18 cm
Ebook (pdf) by Abu Keisel, Edit (Culan Ode)



Sinopsis

“Apa kau tidak salah dengar kalau yang melakukan pembunuhan itu adalah Hantu Laut Pajang...?” tanya Senapati Gada Sura setelah tiba di tempat kediamannya.

Suara lelaki gemuk itu terdengar berat dan keras, sewajarnya seorang pembesar tinggi harus selalu berwibawa.

“Tidak, Ayah. Kalau Ayah masih kurang percaya, silakan tanya kepada Paman Kala Sungga. Dialah yang menemukan mayat dan tulisan dengan darah itu...,” sahut Jata Sura menoleh ke arah lelaki tinggi besar berwajah brewok yang juga telah dipanggil menghadap Senapati Gada Sura.

Link Download (pdf) - 347 KB

15 Februari 2012

PNP-040. Sepasang Mambang Lembah Maut

T. Hidayat
Serial Pendekar Naga Putih
dalam episode 040: Sepasang Mambang Lembah Maut
Cetakan pertama
Penerbit Cintamedia, Jakarta
Penyunting
Gambar Sampul
128 h. ; 12 x 18 cm
Ebook (pdf) by Abu Keisel, Edit (Culan Ode)



Sinopsis

Semaraknya suasana pesta di perguruan Gelang Terbang, tiba-tiba menjadi area pertumpahan darah! Kejadian itu berawal dari tewasnya beberapa tamu yang terdiri dari tokoh persilatan. Mereka tewas setelah meminum air yang disediakan pihak tuan rumah!

Berbarengan dengan itu, tiba-tiba muncul dua sosok bayangan putih yang langsung membantai murid-murid perguruan! Apakah sebenarnya yang tengah terjadi di Perguruan Gelang Terbang? Mengapa kedua sosok bayangan putih itu melakukan pembantaian yang sangat sadis? Siapakah mereka?!

Link Download (pdf) - 359 KB

07 Januari 2012

PNP. 003. Algojo Gunung Sutra

T. Hidayat
Serial Pendekar Naga Putih
dalam episode 003:
Algojo Gunung Sutra
Cetakan pertama
Penerbit Cintamedia, Jakarta
Penyunting :
128 h. ; 12 x 18 cm
Ebook by Abu Keisel, Edit teks (mybenomybeyes)



Sinopsis

"Sahabat, siapakah kau sebenarnya? Apa maksudmu hendak mencelakai kami?"

"Hoa ha ha..., dengarkan manusia-manusia sombong dari Gunung Salaka, aku adalah Algojo Gunung Sutra, yang akan menuntut balas kematian murid-muridku!"

Santiaji terkejut sekali ketika mendengar orang itu menyebutkan julukannya. Mengapa sikap Algojo Gunung Sutra sadis begini? Bukankah beliau orang yang terkenal bijaksana? Rahasia apakah yang menyelimuti semua kejadian ini? Sehingga perguruan Gunung Salaka dan Gunung Sutra saling tuduh atas kematian murid-muridnya?!

Download PNP-051. Petaka Kuil Tua

04 Agustus 2011

Kabut di Bukit Ular Emas

T. Hidayat
Serial Pendekar Naga Putih
dalam episode :
Kabut di Bukit Ular Emas
Cetakan pertama
Penerbit Cintamedia, Jakarta
Penyunting Tuti S
128 h. ; 12 x 18 cm
Ebook by syauqy_arr, Edit teks (Zinc Ziko)



Sinopsis

Pertapa Gowa Kelelawar, Pendekar-Pendekar gagah penegak kebenaran, semuanya menyerang Pendekar Naga Putih. Mereka semua menghendaki kematian pendekar muda itu. Tetapi meskipun demikian Panji bertekad menyelamatkan binatang yang diperebutkan di Bukit Ular Emas itu.

Berhasilkan Panji menyelamatkan Rase Perak yang diperbutkan tokoh-tokoh persilatan? Mengapa Pertapa Gowa Kelelawar dan pendekar-pendekar yang selama ini dikenal kegagahannya malah memusuhi Pendekar Naga Putih?

Download PNP. Kabut di Bukit Ular Emas

22 Juli 2011

PNP-051. Petaka Kuil Tua

T. Hidayat
Serial Pendekar Naga Putih
dalam episode 051:
Petaka Kuil Tua
Cetakan pertama
Penerbit Cintamedia, Jakarta
Penyunting Tarech R
128 h. ; 12 x 18 cm
Ebook by syauqy_arr, Edit teks (Zinc Ziko)



Sinopsis

Desa Margaluyu yang semula tenang dan aman, tiba-tiba berubah menjadi neraka! Kematian-kematian yang misterius, membuat warga desa resah dan dibayangi ketakutan hebat! Tuduhan jatuh pada seorang pemuda mata keranjang, putra seorang juragan terkaya di desa itu. Namun, Pendekar Naga Putih terrkejut ketika melihat cara bertempur pemuda itu seperti orang kerasukan setan!

Benarkah malapetaka yang melanda Desa Margaluyu berasal dari kuil tua yang sudah tidak terpakai lagi? Lalu, berhasilkah Panji membekuk si penyebar maut yang sangat misterius...?

Download PNP-051. Petaka Kuil Tua

10 April 2011

PNP-011. Memburu Harta Karun

Author : T. Hidayat
Serial Pendekar Naga Putih : 011. Memburu Harta Karun
Cetakan pertama
Penerbit Cintamedia, Jakarta
Penyunting Puji S
Gambar Sampul oleh Pro's
128 h. ; 12 x 18 cm
Ebook by Abu Keisel, Edit Teks (molan_150)



Sinopsis

Shindura cepat mencabut sebuah gulungan yang terdapat di dalam lubang gagang pedang itu. Gulungan itu terbuat dari sejenis kulit binatang yang agak kaku dan tipis. Rupanya orang yang menyimpan peta itu benar-benar teliti dan pandai sekali. Buktinya kulit yang di dalamnya terdapat gambar peta sangat liat dan tidak mudah rusak. Padahal benda itu disimpan sudah puluhan tahun. Diam-diam hati pemuda itu mengagumi kecerdikan kakeknya.

Link Download (pdf) - 291 kb